Abstract :
Banyak orang merasa bingung mengisi hari libur mereka yang hanya berlangsung sehari
atau dua hari seperti libur pada sabtu dan minggu, sedangkan liburan itu sendiri sebenarnya dapat
diisi dengan wisata edukatif seperti museum. Wisata mengunjungi museum memang tidak
populer di kalangan masyarakat tetapi sebenarnya dengan mengunjungi museum berarti kita telah
menambah pengetahuan, menumbuhkan rasa nasionalisme dan memperluas wawasan yang sangat
berguna terutama untuk generasi muda.
Banyak seni dan budaya daerah di Indonesia yang semakin lama semakin dilupakan dan
ditinggalkan, beberapa telah mendapatkan perhatian khusus dan dilestarikan. Topeng merupakan
salah satu seni dan budaya yang hampir terlupakan, keragaman budaya nusantara yang unik dan
penuh dengan sarat dan makna, namun saat ini topeng dianggap ketinggalan jaman dan dianggap
tak lebih dari hanya sekedar penutup muka yang terkadang orang menganggap sebagai upaya
menyembunyikan sebuah kejujuran. Sebagai warisan budaya nusantara, bahkan dunia, topeng
sarat dengan nilai filsafat hidup. Banyak pitutur tentang hidup sehari-hari ketika pentas
topeng. Pitutur itu bukan sesuatu yang muluk dan tinggi tapi tentang sesuatu yang
mudah dicerna dan dicapai.
Agar seni dan budaya topeng tetap lestari dan berkembang dari masa ke masa, maka
pelestarian topeng sangat penting dilakukan untuk menjaga warisan budaya., Sebagai lembaga
yang bersifat tetap, tidak mencari keuntungan, melayani masyarakat, terbuka untuk umum, yang
memperoleh, merawat, menghubungkan dan memamerkan hasil budaya dan barang-barang
pembuktian manusia dan lingkungannya untuk tujuan studi, pendidikan dan kesenian budaya,
maka museum merupakan sarana yang tepat untuk melestarikan seni dan budaya topeng. Dengan
berkembangnya kehidupan masyarakat yang lebih menyukai hal-hal yang rekreatif, museum juga
sebaiknya berkembang mengimbangi dan memenuhi kebutuhan akan seni dan budaya dengan
menjadi museum modern, yaitu dengan memberikan suasana rekreatif ke dalam museum.