Abstract :
Bidang Keahlian Manajemen Konstruksi, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Suksesnya sebuah proyek konstruksi sangat tergantung dari kerja sama antara pihak-pihak yang terlibat di dalamnya, yaitu pemilik bangunan, kontraktor dan perencana proyek. Banyak faktor-faktor yang dapat menghambat pelaksanaan proyek konstruksi. Keberhasilan melaksanakan proyek konstruksi tepat pada waktunya tanpa ada suatu hambatan yang berarti dalam pelaksanaannya adalah salah satu tujuan terpenting. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor faktor penghambat pelaksanaan proyek konstruksi dan mengetahui cara palingefektif untuk menghindari terjadinya hambatan pada pelaksanaan proyek konstruksi.
Penelitian ini menggunakan metode kuesioner untuk mengumpulkan data yang diperlukan. Penyebaran kuesioner ditujukan kepada konsultan dan kontraktor yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya. Metode analisis yang digunakan adalah nilai rata-rata (mean) dan standar deviasi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa urutan faktor penghambat pelaksanaan proyek konstruksi adalah faktor diluar kemampuan kontraktor, faktor disain dan perencanaan, faktor peralatan, faktor tenaga kerja, faktor kondisi dan keadaan di lapangan, faktor material dan faktor pelaksanaan dan hubungan kerja. Cara efektif menghindari hambatan pelaksanaan proyek konstruksi secara berurutan adalah faktor disain dan perencanaan, faktor material, faktor peralatan, faktor kondisi dan keadaan di lapangan, faktor diluar kemampuan kontraktor, faktor pelaksanaan dan hubungan kerja dan tenaga kerja.