Abstract :
Penelitian ini melakukan identifikasi terhadap fenomena overreaction yang di tandai
dengan terjadinya price reversal serta pengaruh firm size dan likuiditas terhadap price
reversal yang terjadi di Indeks Sektor Manufaktur Bursa Efek Indonesia periode
2005-2014. Sebelum melakukan pengujian, sampel yang akan diujikan dibentuk
kembali dalam dua portofolio yaitu portofolio winner-loser. Penelitian ini
menggunakan data harian yaitu open-close price, indeks harga saham gabungan
sektor manufaktur (JKMNFG.JK), market capitalization dan volume perdagangan.
Perhitungan Abnormal Return dalam penelitian ini menggunakan Market Adjusted
Model. Periode pengamatan dalam penelitian ini adalah 10 hari sebelum t=0 dan 25
hari setelah t=0. Analisis yang digunakan adalah uji t, korelasi dan regresi berganda.
Hasil penelitian melalui uji t mengidentifikasi terjadinya price reversal pada kedua
portofolio, dan dari analisi korelasi, terdapat hubungan yang signifikan antara price
reversal dengan fenomena market overreaction. Dari hasil uji regresi berganda, dapat
disimpulkan bahwa firm size memiliki pengaruh terhadap terjadinya market
overreaction dan likuiditas hanya berpengaruh terhadap market overreaction pada
portofolio loser.