Abstract :
Yogyakarta merupakan kota yang sebagian besar masyarakatnya memiliki kecintaan terhadap
olah raga futsal. Olah raga futsal ini juga banyak melibatkan anak-anak dari tingkat sekolah,
universitas, bahkan sampai masyarakat umum yang sudah memiliki tim futsal. Karena
perkembangan olah raga futsal yang begitu cepat diterima oleh masyarakat sehingga dibutuhkan
wadah pendidikan dan pelatihan yang tepat, sesuai dengan standar yang ada seperti gelanggang
olah raga, yang dapat menampung kegiatan olah raga futsal di Yogyakarta. Dengan sendirinya
akan merangsang pertumbuhan futsal di Indonesia yang akan membina potensi masyarakat,
sayangnya tidak semua sarana dan prasarana olah raga futsal yang sudah ada dan berdiri di
Yogyakarta sampai saat ini tidak ada yang memenuhi standar internasional (FIFA), sehingga
cenderung masyarakat menggunakan sarana dan pasarana seadanya. Dalam hal ini, dengan tidak
lengkap dan sesuainya sarana prasarana untuk olah raga futsal, menyebabkan kurang
maksimalnya dalam pengembangan potensi pemain futsal di Yogyakarta. Dengan adanya Futsal
Centre di Yogyakarta yang memenuhi standar internasional dan dilengkapi dengan fasilitas yang
memadai, maka diharapkan dapat menampung ekspresi masyarakat dan merangsang
perkembangan serta pengetahuan olah raga futsal yang semakin terus mewabah di Yogyakarta.
Selain menjadi wadah, Futsal Centre di Yogyakarta harus mampu menampilkan citra, kulitas
serta ekspresi dari olah raga futsal sendiri. Futsal Centre di Yogyakarta ini, ekspresi atau
karakter yang ditampilkan berdasarkan pada karakter inti permainan futsal itu sendiri yang
dituangkan kedalam bentuk bangunan dan tata ruangnya. Untuk mendapatkan ekspresi atau
karakter tersebut dilakukan dengan teknik pendekatan dari formasi futsal itu sendiri. Proses
pendekatan ini diterapkan pada elemen-elemen arsitektural seperti skala, bentuk, warna, tekstur
serta material