Abstract :
Listrik merupakan salah satu kebutuhan manusia. Kebutuhan listrik yang
semakin besar harus didukung oleh suatu pembangkit listrik. Keberadaan
pembangkit listrik yang sudah ada tidak mampu memenuhi seluruh kebutuhan
listrik. Oleh karena itu, dalam upaya memenuhi kebutuhan listrik, dibuatlah suatu
pembangkit listrik berdaya kecil yang sering disebut pembangkit listrik
mikrohidro (PLTMH) sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan listrik. Salah satu
pembangkit listrik mikrohidro yang sudah ada ialah PLTMH Sewon yang terletak
di Bantul. PLTMH Sewon merupakan pembangkit listrik mikrohidro yang
direncanakan akan menghasilkan daya terbangkit sebesar 10 kW dengan
memanfaatkan debit saluran pembuangan limbah cair IPAL Sewon. Akan tetapi,
pada tahap pengoperasian, listrik yang dibangkitkan hanya sekitar 1 kW.
Diperkirakan masalah yang terjadi adalah dari segi debit andalan. Oleh karena itu,
diperlukan suatu revitalisasi agar PLTMH tersebut dapat berfungsi kembali.
Dalam merevitalisasi PLTMH Sewon ini dilakukan dengan cara
merancang ulang PLTMH Sewon sesuai dengan debit yang tersedia. Dengan cara
ini diperoleh hasil perancangan: dimensi bangunan sadap berdiameter 26 cm,
saluran pembawa memiliki dimensi lebar 0,55 m; tinggi 0,3 m, bak penenang
memiliki dimensi lebar 0,55 m; tinggi 1 m; panjang 1,25 m, pipa isap berdiameter
17 cm; tebal 3,1 mm, besar daya terbangkit 1,79 kW (1790 W), jenis turbin
propeller open flume, dan estimasi biaya renovasi sebesar Rp 83.863.000,00.
Akan tetapi, dengan melakukan perancangan ulang PLTMH Sewon ini hasil yang
diperoleh tidak efisien, khususnya dari segi biaya. Oleh karena itu, direncanakan
suatu alternatif dengan melakukan suplesi supaya debit rencana PLTMH Sewon
dapat terpenuhi. Dari survai lapangan yang dilakukan, kebutuhan suplesi PLTMH
Sewon dapat dipenuhi oleh Sungai Bedog. Pengambilan suplesi dilakukan dengan
memanfaatkan saluran irigasi Pendawa dengan beberapa penyesuaian. Dari
perancangan yang telah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut: bukaan pintu
bangunan sadap harus ditambah setinggi 13 cm, tanggul saluran irigasi Pendawa
harus ditinggikan sebesar 18,5 cm, dibuat suatu saluran pengambilan dari saluran
irigasi Pendawa ke saluran pembuangan IPAL Sewon dengan dimensi lebar (b) =
44 cm, tinggi (d) = 30 cm dengan kemiringan saluran (I) = 0,0575 pada lokasi
yang telah direncanakan, bangunan sadap berbentuk lingkaran dengan diameter
sebesar 60 cm, estimasi biaya renovasi sebesar Rp 31.057.00,00.
Hasil perancangan menunjukkan bahwa perancangan dengan
mengusahakan suplesi lebih efisien dibandingkan merancang ulang PLTMH
Sewon berdasarkan debit yang tersedia dari IPAL Sewon. Selain biaya yang
dihasilkan relatif lebih kecil, daya yang dihasilkan dapat sesuai dengan
perencanaan awal sebesar 10 kW