Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
AYUNINGDYA, YOSEPHINE DEBY
Subject
Akuntansi Manejemen
Datestamp
2015-11-05 09:33:17
Abstract :
Biaya lingkungan dapat disebut biaya kualitas lingkungan. Sama halnya
dengan biaya kualitas, biaya lingkungan adalah biaya-biaya yang terjadi karena
adanya kualitas lingkungan yang buruk atau karena kualitas lingkungan yang
buruk mungkin terjadi. Biaya lingkungan perlu dilaporkan terpisah berdasarkan
klasifikasi biayanya. Penelitian ini dilakukan pada Perusahaan Batik Plentong
Yogyakarta dengan metode observasi dan wawancara secara langsung dengan
pihak-pihak terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) aktivitasaktivitas
lingkungan yang dilakukan Perusahaan Batik Plentong Yogyakarta, (2)
sumber sumber ekonomi yang dibutuhkan, dan (3) laporan yang seharusnya
disusun.
Biaya lingkungan dapat diklasifikasikan menjadi : biaya material dari
output produk (Materials Cost Of Product Outputs), biaya material dari output
non-produk (Materials Cost Of Non-Product Outputs), biaya kontrol limbah dan
emisi (Waste and Emission Control Cost), biaya pencegahan dan pengelolaan
lingkungan (Prevention and Other Environmental Management Cost), biaya
penelitian dan pengembangan (Research and Development Cost), biaya tak
berwujud (Less Tangible Cost). Penelitian ini berhasil mengidentifikasi aktivitasaktivitas
lingkungan Perusahaan Batik Plentong diantaranya terdiri dari biaya
material dari output non-produk (Materials Cost Of Non-Product Outputs), biaya
kontrol limbah dan emisi (Waste and Emission Control Cost), biaya pencegahan
dan pengelolaan lingkungan (Prevention and Other Environmental Management
Cost). Selain itu penelitian ini mengidentifikasi sumber-sumber ekonomi yang
dibutuhkan untuk menjalankan aktivitas lingkungan. Hasil penelitian menunjukan
bahwa Perusahaan Batik Plentong belum membuat laporan biaya lingkungan.
Biaya lingkungan selama ini diakui ke dalam biaya overhead pabrik (overhead
cost). Penerapan laporan biaya lingkungan diharapkan dapat memberikan manfaat
bagi manajemen dalam memperoleh informasi tentang biaya lingkungan yang
telah dikeluarkan perusahaan pada 3 periode, yaitu ditahun 2012, 2013 dan 2014.