Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Fanggidae, Calvin Alberto
Subject
Transportasi
Datestamp
2015-11-10 09:12:17
Abstract :
Kebutuhan akan sarana transportasi dari waktu ke waktu terus mengalami
peningkatan akibat semakin banyaknya kegiatan ? kegiatan yang membutuhkan
jasa trnsportasi sehingga bertambah pula intensitas pergerakan lalu lintas antar kota.
Contohnya saja perjalanan penduduk antar kota Soe-Kupang yang jumlahnya terus
mengalami peningkatan.Seiring dengan meningkatnya mobilitas penduduk, maka
dituntut tersedianya angkutan antar kota yang melayani trayek Soe-Kupang dimana
telah memenuhi syarat kelancaran, kenyamanan dan keamanan. Maka untuk itulah
akan diteliti bagaimana kinerja pelayanan dan kebutuhan jumlah armada pada
kebutuhan akan transportasi yang tinggi pada angkutan umum bus antar kota yang
melayani trayek Soe-Kupang.
Penelitian ini merupakan studi kasus dengan menggunakan metode survei
dan wawancara kepada supir dan penumpang, dimana pengambilan sample
dilakukan berdasarkan asumsi peneliti (dalam hal ini penulis). Data yang digunakan
adalah data primer (langsung dari lapangan) dan data sekunder (dari instansi yang
terkait). Penelitian ini membahas mengenai kinerja angkutan umum yang melayani
trayek Soe-Kupang, sehingga diperoleh kinerja pelayanan yang memadai, baik bagi
penyedia jasa maupun bagi pengguna jasa angkutan tersebut. Dalam penelitian ini
yang dilakukan adalah identifikasi kinerja angkutan bus sedang, ditinjau dari
tingkat efektivitas dengan parameter aksesibilitas, kecepatan rata ? rata, dan
headway, sedangkan tingkat efisiensi pelayanan diidentifikasikan dengan
parameter tingkat operasional, faktor muatan penumpang, dan utilitas. Dari
identifikasi kinerja tersebut didapatkan gambaran mengenai pelayanan angkutan
umum trayek Soe-Kupang.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kecepatan perjalanan rata ? rata
43,06 km/jam belum efektif (50 km/jam DLLAJ) dan headway rata ? rata 24,49
menit belum efektif (1-12 menit DLLAJ), sedangkan efisiensi angkutan umum yang
ditinjau dari tingkat operasional 12,25 sudah dapat dikatakan efisien (10-20 menit
DLLAJ), faktor muatan penumpang 0,89% sudah dapat dikatakan efisien (70 %
DLLAJ), dan utilitas yang mencapai 226-339 km/kend/hari (200 km/kend/hari
DLLAJ) dalam kondisi jaringan jalan yang baik adalah kurang efisien.