Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas audit yang
diproksikan dengan ukuran KAP terhadap manajemen laba dengan manipulasi
aktivitas riil pada perusahaan yang memiliki dorongan kuat untuk melakukan
manajemen laba. Penggunaan auditor yang berkualitas pada perusahaan dengan
dorongan yang kuat untuk melakukan manajemen laba justru akan semakin
meningkatkan manipulasi aktivitas riil. Hal ini disebabkan karena terjadinya
peralihan metode manajemen laba dari akrual ke manipulasi aktivitas riil akibat
dari berkurangnya accounting flexibility perusahaan. Penelitian ini menggunakan
sampel 126 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)
pada periode tahun 2007 sampai 2011. Data yang digunakan merupakan data
sekunder yang diperoleh dari web idx.co.id, Indonesian Capital Market Directory
(ICMD), dan Fact Book.
Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan model regresi berganda.
Pengukuran manipulasi aktivitas riil menggunakan proksi abnormal cash flow
operation yang dikembangkan oleh Roychowdhury (2006). Metode analisis
menggunakan statistik deskriptif. Uji asumsi klasik yang dilakukan meliputi uji
heterokedastisitas dan uji multikolinearitas, serta dilakukannya uji normalitas
data. Untuk pengujian hipotesis, dilakukan uji parsial (T Test), uji pengaruh
simultan (F Test), dan uji koefisien determinasi (Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kualitas audit
berpengaruh berpengaruh negatif terhadap abnormal cash flow operation atau
dengan kata lain berpengaruh secara positif terhadap manipulasi aktivitas riil.