Abstract :
Pembangunan sekarang ini berkembang dengan sangat pesat. Pembangunan
yang banyak dilakukan adalah pembangunan bangunan bertingkat tinggi, seperti
apartemen, hotel, rusun, dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan pemanfaatan
lahan yang sudah semakin terbatas, guna memenuhi kebutuhan rumah tinggal bagi
masyarakat. Pembangunan bangunan bertingkat tinggi tidaklah mudah karena
banyak yang harus diperhitungkan dan dipertimbangkan, terutama menyangkut
keamanan bangunan.
Gedung Apartemen terdiri dari 1 basement, 10 lantai. Perancangan yang
ditinjau adalah struktur gedung yang terdiri dari pelat lantai, balok, kolom,
hubungan balok kolom (HBK) atau joint, pondasi dengan konstruksi beton
bertulang.sistem struktur yang digunakan adalah SRPMK. Bangunan berada pada
situs SD, dan KDS D. Pembebanan tediri dari beban mati, beban hidup sesuai SNI
1727-1989 dan 1727-2013. Perencanaan elemen struktur menggunakan SNI 2847-
2013. Mutu beton f?c 25 MPa. Mutu baja fy 240 MPa untuk diameter tulangan
kurang dari 12 mm, fy 400 MPa untuk diameter tulangan lebih dari 12 mm.
Analisis perencanaan ketahanan gempa mengacu pada SNI 1726-2012. Analisis
struktur menggunakan program ETABS.
Dalam proses perancangan, dilakukan beberapa kali perubahan dimensi
struktur karena struktur yang kurang aman. Berdasarkan analisa yang ada,
didapatkan hasil perancangan struktur berupa dimensi dan penulangan elemen
struktur : pelat lantai, tangga, balok, kolom, dan pondasi