Abstract :
Sebagai provinsi baru tentu saja perubahan yang terjadi sangat drastis
Pembangunan di sektor perkantoran dan pariwisata menunjukan perkembangan
yang pesat. Setiap perusahaan dibatasi oleh kendala ? kendala yang berbeda,
mengeksploitasi kendala dalam jangka pendek dan jangka panjang. Sehingga
menemukan bagaimana solusi untuk mengatasi kendala tersebut.
Penelitian dilakukan dengan analisa deskriptif. Analisa deskriptif yang
digunakan adalah mean, modus, dan standart deviasi. Untuk mengetahui kendala
yang sering terjadi yaitu dengan melihat nilai mean terbesar. Setelah itu dilakukan
perbandingan uji T pada kontraktor dan subkontraktor. Sedangkan untuk
mengetahui solusi yang dilakukan oleh kontraktor dan subkontraktor maka
penulis menggunakan analisa frekuensi terbesar.
Dari hasil analisis mean yang dilakukan, pada kontraktor kendala kategori
mutu yaitu ?Masalah teknologi atau metode konstruksi sehingga menghambat
jalannya proyek? dengan nilai mean2,5, kendala kategori biaya yaitu ?Pergolakan
sosial dan politik menghambat jalannya pembangunan proyek? dengan nilai
mean2,5, sedangkan kategori waktu yaitu ?Pengiriman material sering terlambat?
dengan nilai mean 2,77. Pada subkontraktor kendala kategori mutu yaitu
?Produktifitas rendah sehingga hasil yang di target seringkali tidak tercapai?
dengan nilai mean 2,91. Kendala kategori biaya yaitu ?Biaya proyek tidak sesuai
estimasi? dengan nilai mean 3,25. Kendala kategori waktu yaitu ?Waktu
pelaksanaan proyek tidak sesuai dengan estimasi jadwal/ schedule? dengan nilai
mean 3,58. Sedangkan dari hasil analisis frekuensi yang dilakukan, solusi yang
dilakukan oleh kontraktor pada kendala kategori mutu sebanyak 22 frekuensi yang
memilih solusi ?Mengamati dan mempelajari kondisi teknis dan lingkungan di
sekitar lokasi proyek?,24 frekuensi yang memilih solusi ?Tetap mejalankan
proyek dengan meminta bantuan aparat keamanan? pada kategori biaya, 17
frekuensi yang memilih solusi ?Melakukan kerja sama baik dengan supplier? pada
kategori waktu. Pada subkontraktor solusi yang dilakukan pada kendala kategori
mutu 25 frekuensi yang memilih solusi ?Mencari pekerja yang kompeten?. 17
frekuensi yang memilih solusi ?Menggunakan software aplikasi untuk
menghitung estimasi biaya proyek? dan ?Mempertimbangkan faktor resiko setiap
jenis pekerjaan dan memahami setiap spesifikasi yang terdapat dalam isi kontrak?
pada kategori biaya, 19 frekuensi yang memilih solusi ?Menambah jumlah
pekerja? pada kategori waktu.