Abstract :
Dewasa ini harapan hidup penduduk di Indonesia semakin tinggi, naiknya angka
harapan hidup tersebut diikuti dengan bertambahnya penduduk usia lanjut di indonesia.
Yogyakarta merupakan salah satu provinsi yang memiliki royeksi jumlah lansia tertinggi di
Indonesia. Kebutuhan akan Panti Wredha semakin meningkat setiap tahunnya. Peningkatan
tersebut tidak diimbangi dengan fasilitas yang tersedia dan juga lahan yang tetap. Sehingga
dalam hal tersebut dibutuhkan Panti Wredha dengan hunian vertikal untuk memenuhi
kebutuhan Panti Wredha di Kota Yogyakarta.
Hunian vertikal untuk lansia tersebut akan didesain dengan menggunakan
pendekatan arsitektur organik, dimana arsitektur organik adalah arsitektur yang tanggap
akan iklim dan lingkungan skitar, sehingga diharapkan dapat memberikan kenyamanan
pada para penghuni.
Selain itu Panti Wredha tersebut juga akan didesain dengan menggunakan suasana
homey, yaitu suasana seperti di rumah. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan
kenyamanan pada lansia baik secara fisik maupun psikologis. Agar lansia tidak merasa
seperti dibuang di tempat yang asing bagi mereka.