Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
PRAMUDITYA, ARCADIUS DHEOVAN
Subject
Bangunan Arsitektural
Datestamp
2015-11-27 08:41:30
Abstract :
Maraknya kasus penyalah gunaan narkotika dan obat-obatan terlarang
membuat pemerintah bersusah payah untuk menanganinya. Salah satu cara adalah
dengan mendirikan suatu panti rehabilitasi khusus pengguna narkoba. Undangundang
yang menetapkan bahwa pengguna narkoba diberi sanksi rehabilitasi
narkoba diharapkan bisa menekan penyalahgunaan narkoba.
Namun ketersediaan panti rehabilitasi narkoba khususnya di Yogyakarta
tidak sebanding dengan peningkatan penyalahguna narkoba baik dari segi
kuantitas maupun kualitas. Berbanding terbalik dengen usaha preventif yang
dilakukan BNN selaku badan nasional yang menangani penyalahgunaan narkotika
yang dengan rutin melakukan seminar dan kegiatan pencegahan hingga masuk ke
sekolah-sekolah dan universitas.
Pada penulisan ini permasalahan kurangnya fasilitas rehabilitasi dibahas
dan terbentuk suatu konsep panti rehabilitasi yang bersifat ?homey? atau seperti di
rumah sendiri dengan tujuan para penyalahguna narkotika mau direhabilitasi dan
tidak merasa terpenjara oleh proses rehabilitasi.
Konsep tersebut meliputi pola bentuk bangunan rumah jawa yang konkrit
mewujudkan bentuk rumah, tata ruang luar yang asri dan nyaman serta meluas
sehingga para rehabilitan tidak merasa tertekan. Terdapatnya fasilitas yang
lengkap meliputi terapi medis, terapi psikologis, terapi religius, unit vokasional,
dan unit pemantapan sosial diharapkan secara optimal dapat mempersiapkan para
rehabilitan untuk kembali siap terjun ke masyarakat secara normal dan tidak
terjerumus lagi pada penggunaan obat-obatan terlarang.