Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh risk-taking yang
diproksikan dengan logaritma natural Z-score terhadap pembagian dividen yang
diproksikan dengan dividend payout ratio (DPR). Risk-taking yang dilakukan oleh
manajer akan akan meningkatkan pembagian dividen kepada pemegang saham.
Hal ini disebabkan karena peraturan penjaminan simpanan mengingkatkan
insentif manajer dan pemegang saham untuk bekerjasama melakukan moral
hazard dalam bentuk risk-shifting kepada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS),
deposan, dan pemberi pinjaman.
Sampel dalam penelitian ini adalah bank umum yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia tahun 2004-2013. Berdasarkan kriteria yang ditetapkan terdapat 39
sampel bank umum yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian yang
dilakukan menunjukkan bahwa risk-taking berpengaruh negatif pembagian
dividen kepada pemegang saham. Hubungan negatif tersebut dimungkinkan
terjadi karena adanya ketaatan bank pada undang-undang (peraturan), wewenang
pemegang saham pengendali yang hampir mutlak pada Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS), dan terjadi ekspropriasi oleh pemegang saham pengendali yang
lebih memilih untuk meningkatkan kendalinya atas perusahaan dari pada
mengambil keuntungan dari pembagian dividen.