Abstract :
Pengenalan pola merupakan salah satu cabang ilmu yang masih
berkembang dan menjadi pusat studi penelitian. Seiring dengan perkembangan
teknologi, pengenalan pola dapat diterapkan dalam berbagai macam aplikasi,
salah satunya adalah smart calculator. Pada kasus ini, pengenalan pola berfungsi
untuk mengenali pola input berupa operan dan operator yang terdapat pada
kalkulator.
Salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan proses
pengenalan pola adalah Learning Vector Quantization (LVQ). Proses dari
aplikasi smart calculator ini terdiri dari 3 tahapan, yaitu: tahap pendeteksian
ekspresi matematika, tahap pengenalan pola, dan tahap kalkulasi. Metode yang
digunakan pada ketiga tahapan ini adalah: text detection, thresholding,
segementasi karakter, ekstraksi fitur serta Learning Vector Quantiazation yang
digunakan pada proses pengenalan pola.
Berdasarkan percobaan yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa dengan
menggunakan 21 data pelatihan, sistem dapat mengenali pola dengan presentase
keberhasilan 82.35%. Kemudian untuk 31 data pelatihan, sistem mampu
mengenali pola dengan presentase keberhasilan 85.59%. Sedangkan untuk 51 data
pelatihan, sistem dapat mengenalai pola dengan presentase keberhasilan 87.94%.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin banyak data pelatihan yang
digunakan, maka tingkat keakuratan hasil pengenalan karakter akan semakin
meningkat. Selain itu, pengujian juga dilakukan terhadap ekspresi matematika,
dan hasil pengujian menunjukan bahwa dari 10 ekspresi matematika yang diuji,
sistem mampu mengenali 7 ekspresi matematika dengan benar. Hasil pengenalan
karakter dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya bentuk dari sample pola
yang uji, ukuran pola baik dari sisi lebar maupun panjang pola, dan jarak antar
pola