Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji kembali model penelitian yang dilakukan oleh Sudarno, dkk (2010) dengan obyek penelitian yang berbeda yaitu BUMD di Provinsi DIY. Dalam penelitian ini penyertaan modal sebagai variabel independen, sedangkan variabel dependen adalah pertumbuhan aktiva, efisiensi dan kinerja keuangan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengumpulan data di basis data, yaitu data berupa laporan keuangan BUMD tahun
2009-2013.
Data diperoleh dari DPPKA Provinsi DIY dan DPPKAD setiap kabupaten. Untuk Kota Yogyakarta, data diperoleh dari DPDPK Kota Yogyakarta. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana, dimana penyertaan modal sebagai variabel independen diuji secara terpisah satu persatu untuk mengetahui pengaruhnya terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, penyertaaan modal yang diberikan oleh pemerintah daerah berpengaruh terhadap pertumbuhan aktiva BUMD di Provinsi DIY, namun pengaruh yang diberikan adalah pengaruh
negatif. Kedua, penyertaan modal yang diberikan oleh pemerintah daerah tidak berpengaruh terhadap efisiensi BUMD di Provinsi DIY. Ketiga, penyertaan modal yang diberikan oleh pemerintah daerah berpengaruh terhadap kinerja keuangan
BUMD di Provinsi DIY, dan pengaruh yang diberikan adalah pengaruh negatif.