Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Maretha Irianti Lestari, Ni Kadek
Subject
Public Relations
Datestamp
2016-02-19 08:07:16
Abstract :
Konflik merupakan hal yang tidak dapat dihindari dalam sebuah organisasi. Konflik yang tidak ditangani dengan baik akan memberikan dampak negatif bagi organisasi. Agar menghasilkan dampak yang positif sebuah konflik perlu ditangani dengan baik
melalui adanya manajemen konflik. Manajemen konflik adalah upaya yang dilakukan guna menangani sebuah konflik agar mencapai resolusi konflik yang diinginkan. Negosiasi menjadi hal yang ditekankan dalam proses manajemen konflik antara PT.
Freeport Indonesia dengan pendulang liar yang beroperasi di area jobsite PTFI.
Melakukan negosiasi dengan pendulang liar bukanlah merupakan suatu hal yang mudah oleh sebab itu CLO mengandalkan adanya proses pendekatan budaya dalam melakukan negosiasi antara keduanya. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus yang bertujuan untuk memahami proses manajemen konflik yang dilakukan oleh CLO terhadap konflik yang terjadi antara PTFI dengan pendulang liar dalam konteks dan situasi yang ada
disana. Pada akhirnya, komunikasi yang dibangun dengan key person penting dilakukan selama negosiasi karena menjadi salah faktor penentu atas berhasil atau tidaknya sebuah proses manajemen konflik. Manajemen konflik penting dimiliki oleh sebuah organisasi karena dapat membantu menentukan langkah-langkah yang perlu ditempuh untuk menangani sebuah konflik.