Abstract :
Manusia merupakan salah satu komponen dalam suatu sistem. Peran manusia adalah sebagai pekerja pada perusahaan yang merupakan salah satu aset penting bagi perusahaan. Perusahaan terkadang tidak mempedulikan kesejahteraan pekerjanya mulai dari fasilitas yang masih jauh dari standart yang membuat pekerja bekerja dengan postur kerja yang kurang baik. Java Art Stone merupakan industri kerajian batu alam yang terletak di Yogyakarta dengan 4 orang pekerja. Tiga proses utama dalam pekerjaannya, yaitu proses pemotongan dan penghalusan material, proses pemahatan, dan proses finishing. Proses pemahatan merupakan proses yang menimbulkan keluhan muskuloskeletal, karena proses pengerjaanya yang paling lama dan dilakukan dengan postur yang kurang baik Perancangan ulang dilakukan dengan metode rasional yang mencangkup keinginan pekerja terhadap fasilitas yang akan dibuat. Perancangan ini nantinya akan memperbaiki postur kerja. Pemodelan menggunakan software CATIA dan pengukuran postur kerja dilakukan dengan metode RULA dan REBA ,keluhan muskuloskeletal diukur dengan kuesioner Nordic Body Map, dan waktu proses pemahatan dilakukan dengan mengukur waktu pemahatan 6 buah
ornamen motif jepara berukuran 40X70X5 cm pada masing-masing pekerja. Analisis data dilakukan dengan menggunakan software minitab 16. Hasil analisis data menunjukan bahwa perancangan meja dan kursi dapat memperbaiki postur kerja, hal ini dilihat dari skor RULA dan REBA yang mengalami penurunan dari posisi yang tidak aman menjadi aman. Perbaikan postur kerja dapat menurunkan keluhan muskuloskeletal pekerja, hal ini terlihat dari rata-rata skor kuesioner Nordic Body Map yang mengalami penurunan. Meja dan kursi dirancang dengan biaya Rp 888.800,00 .Perbaikan postur kerja juga dapat mengurangi waktu proses pemahatan operator Java Art Stone yang terbukti dengan berkurangnya waktu pemahatan para pekerja sebanyak 4.55% untuk pekerja pertama dan 7.45% untuk pekerja kedua pada pemahatan produk dengan jenis dan ukuran yang sama.