Abstract :
Kedatangan jumlah wisatawan yang terus meningkat di Yogyakarta menimbulkan persaingan di antara industri kreatif yang bergerak di bidang aksesoris dan souvenir logam yang termasuk dalam jenis simbolik shorthand souvenir. Salah satu strategi menghadapi persaingan tersebut adalah dengan mengembangkan variasi desain produknya dalam waktu yang singkat dan sulit untuk ditiru (memiliki ciri khas tertentu). Aksesoris yang mempunyai ciri khas tertentu dapat ditunjukkan dengan memunculkan obyek ataupun kebudayaan dari suatu daerah wisata pada produk aksesoris yang akan dibuat. Saat ini, CV Tin?s Art masih terbatas secara teknologi dalam hal mengembangkan variasi desain produk. Metode kreatif dalam tulisan ini digunakan untuk mengembangkan variasi produk bros berciri khas Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat berdasarkan pada atribut produk yang diperoleh dari QFD. Software ArtCam 2013 dan PowerSHAPE 2015 digunakan untuk mendeskripsikan atribut produk bros menjadi 3D model bros dalam bentuk STL file.
Master prototype cetakan bros tersebut selanjutnya diproduksi dengan teknologi adaptive manufacturing machine pada 3D Objet 30Pro. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh 7 unit 3D desain bros dalam bentuk STL file dan 7 master prorotype bros berciri khas Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, dan satu unit produk bros berciri khas Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat terbaik yang akan diproduksi oleh CV Tin?s Art.