Abstract :
Bintuni yang menjadi kawasan andalan laut embutuhkan
infrastruktur yang memadai, khususnya pada sektor pelabuhan. Pelabuhan Bintuni hanya memiliki
satu pelabuhan saja, dengan panjang dermaga eksisting 70 meter . Dengan letak yang cukup strategis
tersebut kota Bintuni mempunyai kedudukan dan peran yang sangat potensial untuk menjadi titik
bangkitan pengembangan dan simpul transportasi barang dan penumpang regional provinsi,
disamping itu Bintuni adalah daerah pusat pertumbuhan di Kabupaten Teluk Bintuni. Saat ini, lalu
lintas barang dan penumpang di distrik Bintuni menggunakan satu dermaga yang memiliki panjang
dermaga eksisting 70 meter dengan kondisi real aktivitas kepelabuhan yang sangat tinggi dengan
menumpuknya kapal pada dermaga Bintuni. Kebutuhan panjang dermaga memakai metode metode
regresi logaritma non linear dengan persamaan y = a + b (X) dan menghitung nilai BOR/tingkat
pemakaian dermaga. Untuk menghitung panjang dermaga dengan menggunakan rumus Lp = n Loa +
(n-1) 15 + 50. Hasil studi yang diperoleh pada tugas-akhir ini berupa penambahan panjang dermaga
pelabuhan bintuni untuk tahun 2015 dan tahun 2030, dermaga eksisting di pelabuhan bintuni yang
pada saat ini memiliki panjang 70 meter, kemudian dikembangkan menjadi 206 meter untuk tahun
2015, dan 320 meter untuk tahun 2030