DETAIL DOCUMENT
PEMANFAATAN TANAMAN SANSEVIERA SEBAGAI PEREDUKSI KARBON DIOKSIDA PADA RUANG TERTUTUP
Total View This Week0
Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
TITAH PANYEGAR, GEMA
Subject
Digital Arsitektur 
Datestamp
2016-03-04 09:53:24 
Abstract :
Isu pemanasan global saat ini menjadi isu yang ramai dibicarakan, salah satunya tantangan dunia dalam pencarian solusi mengenai permasalahan IAQ (Indoor Air Quality). Manusia sebagian besar hidupnya berada didalam bangunan. Penting bagi kita untuk sangat peduli dengan permasalahan ini. Pada ruangan berpenyejuk udara terpisah tidak terdapat mekanisme untuk pergantian udara segar. Hal ini yang merupakan salah satu pemicu SBS ( Sick Buliding Syndrome) yang dampaknya akan secara degenerative mengganggu kesehatan manusia didalam bangunan. Melihat permasalahan tersebut maka potensi tanaman Sanseviera menarik untuk diangkat. Tanaman ini mampu mereduksi karbon dioksida (CO2) maupun polutan-polutan lain. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penelitian laboraturium untuk merekam angka reduksi CO2 yang dilakukan oleh tanaman Sanseviera. Perekaman data (CO2) menggunakan alat combo indoor air quality meter (AZ 77597). Pengolahan data menggunakan software data logger. Penelitian menemukan bahwa semakin banyak helai daun tanaman Sanseviera yang digunakan maka semakin besar angka reduksi CO2 yang terjadi. Selain itu angka rerata reduksi CO2 terendah adalah sebesar 31,67ppm dengan menggunakan SANS A (2 helai daun) dan terjadi didalam ruangan. Sementara angka reduksi CO2 terbesar terjadi ketika tanaman SANS B (3 helai daun) terkena paparan sinar matahari langsung antara pukul 07.00-10.00 WIB. Angka reduksi CO2nya adalah sebesar 127.67ppm. 
Institution Info

Universitas Atma Jaya Yogyakarta