Abstract :
Dalam era industrialisasi yang semakin kompetitif sekarang ini, setiap pelaku bisnis yang ingin memenangkan kompetisi dalam dunia konstruksi harus memberikan perhatian penuh kepada kualitas. Penerapan manajemen mutu
diperlukan dalam mewujudkan peningkatan mutu layanan yang dihasilkan, sebuah perusahaan harus menyadari bahwa untuk bersaing dipasar global, perusahaan harus dapat menunjukkan kemampuannya dalam memenuhi tuntutan pasar. Tujuan utama suatu perusahaan adalah menghasilkan suatu produk atau jasa yang memenuhi kepuasan klien, sesuai dengan standar dan memberikan keuntungan yang baik bagi perusahaan, semua ini dapat dicapai melalu dengan menerapkan sistem manajemen mutu didalam kegiatan sebuah perusahaan. Pada penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan cara pengumpulan data primer, yaitu cara mengumpulkan data yang langsung berdasarkan dari responden. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengetahui kriteria konsultan yang mempengaruhi kinerja konsultan lalu diolah menggunakan analisis faktor dan analisis regresi berganda. Berdasarkan analisis data, pada tahap analisis faktordidapatkan 5 faktor baru yaitu perencanaan biaya konsultan, image konsultan,manajemen konsultan, kompetensi konsultan, dan metodologi konsultan, dari 5 faktor tersebut kemudian diregresikan dengan kinerja konsultan dan kriteria konsultan yang paling berpengaruh terhadap kinerja konsultan yaitu manajemen konsultan dengan nilai
signifikansi 0.00, dan nilai R;64.7%.