Abstract :
Indonesia merupakan negara yang sedang berkembang saat ini. Banyak terdapat proyek
konstruksi baik swasta maupun oleh pemerintah. Proyek konstruksi yang dikerjakan akan sangat
baik jika dikerjakan dengan biaya yang seminimal mungkin tanpa mengurangi kualitas proyek
tersebut, dan waktu yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan optimasi biaya dan
waktu pada sebuah proyek konstruksi gedung dengan menggunakan metode simulated
annealing. Metode yang digunakan dalam analisis data pada penelitian ini adalah metode
simulated annealing.
Metode ini pada prinsipnya adalah penambahan jam lembur setiap minggu pada waktu
pengerjaan proyek dengan harapan dapat mengurangi waktu penyelesaian proyek dan
menghemat biaya tak langsung (overhead cost).
Didapatkan enam titik optimal untuk biaya dan waktu setelah optimasi dilakukan dengan
menambahkan jam lembur yang sudah ditentukan. Dari segi waktu, setiap kali pertambahan 3
jam lembur setiap minggu dan kelipatannya pada aktifitas tertentu mengurangi waktu
penyelesaian proyek selama 4 hari dan kelipatannya. Dari segi biaya, setiap kali penambahan 3
jam lembur dan kelipatannya pada aktifitas tertentu, mengurangi biaya penyelesaian proyek
sebesar berturut-turut: Rp 827.000,00, Rp 3.534.000,00, Rp 6.096.000,00, Rp 7.227.000,00, Rp
8.231.000,00, dan Rp 9.257.000,00. Dari keenam titik optimal dari optimasi yang telah
dilakukan, adalah paling efektif dan efisien jika dalam pengerjaan proyek tersebut ditambahkan
18 jam lembur setiap minggunya seperti analisis yang telah dilakukan pada optimasi 6.