Abstract :
Perencanaan struktur bangunan terutama bangunan gedung bertingkat tinggi memerlukan suatu
analisis struktur yang mengarah pada perencanaan bangunan tahan gempa. Dalam tugas akhir ini,
penulis mempelajari bagaimana merancang elemen-elemen struktur pada bangunan Hotel M &
M Yogyakarta agar gedung tersebut mampu mendukung beban-beban yang bekerja.
Pembangunan Hotel di Yogyakarta sangat meningkat pesat seiring dengan wisatawan yang
berdatangan sehingga menuntut pengembangan pembangunan ke arah vertikal. Gedung Hotel M
& M merupakan gedung 7 lantai dan 1 basement dan terletak di wilayah gempa 3. Gedung ini
direncanakan dengan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus. Pada penulisan
tugas akhir ini penulis merancang pelat atap, lantai, balok, tangga, dinding geser, serta kolom
sebagai elemen struktur atas dan dinding penahan tanah serta pondasi bored pile sebagai elemen
struktur bawah. Mutu beton yang digunakan f?c = 30 MPa, mutu baja 240 MPa untuk tulangan
yang berdiameter kurang atau sama dengan 12 mm dan mutu baja 400 MPa untuk tulangan yang
berdiameter lebih dari 12 mm. Beban-beban yang dianalisis meliputi beban mati, beban hidup,
dan beban gempa. Perancangan dilakukan dengan konsep desain kapasitas yang mengacu pada
SNI 03-2847-2002. Struktur direncanakan dengan menggunakan ETABS v8.5.
Hasil perencanaan struktur yang diperoleh pada tugas-akhir ini berupa dimensi tangga, dimensi
struktur pelat, balok, kolom, dinding geser, dinding penahan tanah, pondasi bored pile dan
penulangannya yaitu jumlah tulangan, dimensi tulangan, dan spasi tulangan. Pelat lantai dan atap
dengan tebal 120 mm dengan tulangan utama P10-200 pada atap dan tulangan utama P10-100
pada lantai. Dimensi balok struktur terbesar yang digunakan untuk lantai basement s/d lantai 7
adalah 500/800 pada daerah tumpuan menggunakan tulangan atas 9D25 dan tulangan bawah
5D25, sedangkan pada daerah lapangan menggunakan tulangan atas 5D25 dan tulangan bawah
5D25. Tulangan sengkang digunakan 5P12-100 dan 4P12-100 pada daerah sendi plastis dan
4P12-125 pada daerah di luar sendi plastis. Dimensi kolom untuk basement s/d lantai 7 yang
terbesar adalah 800/800 mm dengan menggunakan tulangan pokok 28D25, dan tulangan
sengkang 4P13-100 di sepanjang sendi plastis dan 4P13-150 di luar sendi plastis. Untuk
perencanaan dinding geser menggunakan tulangan D25-90 pada tulangan vertikal dan D25-180
pada tulangan horisontal, dan digunakan 4P13-100 pada penulangan elemen batas. Pada pondasi
bored pile digunakan tiang berukuran diameter 50 cm dengan tulangan pokok 8D19, sedangkan
pile cap berukuran 4 m x 4 m dan tebal 1 m dengan tulangan arah memanjang D18-150 dan
melebar D20- 100. Pada perencanaan penahan tanah pada bagian dinding dan pelat dasar
menggunakan tulangan utama D16-200 dan D13-150.