Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Harry Putra, Tandean Jonathan Guntur
Subject
Bangunan Arsitektural
Datestamp
2016-04-13 10:24:13
Abstract :
Kota Yogyakarta merupakan basis pertumbuhan seni di Indonesia. Pertumbuhan seni
pada saat ini disebut sebagai seni kontemporer. Seni kontemporer yang terus mengalami
peningkatan di Yogyakarta membutuhkan sebuah wadah. Museum dianggap sebagai wadah
yang tepat untuk menampung berbagai karya seni kontemporer, di mana museum sendiri
memiliki 3 fungsi fundamental yaitu apresiasi, edukasi, dan rekreasi. Aspek penting yang
dijumpai adalah tingkat kunjungan museum di Yogyakarta yang selalu meningkat namun
belum ada museum seni kontemporer, oleh karena itu pengadaan proyek Museum Seni
Kontemporer dapat menjadi proyek yang terjamin dari segi pemasaran dan keberlanjutannya.
Fasilitas Museum Seni Kontemporer di Yogyakarta yang akan didesain meliputi indoor
exhibition,outdoor exhibition, permanent exhibition,temporaray exhibition, auditorium, art
class, library, workshop, bookstore, café shop, art shop, garden&roof garden, sculpture park,
outdoor amphitheatre. Metode yang digunakan dalam proses mendesain adalah secara
deskriptif, deduktif, dan komparatif. Museum Seni Kontemporer di Yogyakarta didesain
menggunakan pendekatan arsitektur kontemporer yang mengusung konsep kekininan yang
berlandaskan akan keselarasan manusia, alam, dan seni. Museum Seni Kontemporer
menghadirkan bentuk yang kontras dengan lingkungan sekitar sebagai wujud sebuah
bangunan museum seni sebagai penanda