DETAIL DOCUMENT
LANDASAN KONSEPTUAL PERENCANAAN DAN PERANCANGAN YOUTH ACTIVITY CENTER DI SLEMAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
NATALIA , CAROLLINA GITA
Subject
Bangunan Arsitektural 
Datestamp
2016-04-13 12:39:10 
Abstract :
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2013, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi pada tahun 2020-2030, dimana jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) mencapai 70% sehingga pembinaan terhadap individu usia produktif sebagai aset pembangunan bangsa diwujudkan dengan pengembangan potensi remaja menjadi remaja yang sehat, cerdas, kreatif, mandiri, dan profesional. Remaja awal (11-15 tahun) merupakan tahap paling optimal dalam mengembangkan kreativitas individu. Pada tahap ini, individu memiliki kemampian untuk berpikir secara abstrak, menalar secara logis, dan menarik kesimpulan dari informasi yang tersedia. Beberapa manfaat kreativitas menurut Sorokin bagi pembangunan bangsa antara lain diharapkan individu mampu menemukan jawaban dan solusi yang solutif dalam menjawab permasalahan-permasalahan yang ada dan yang akan datang serta menemukan hal baru yang beguna bagi kemajuan di berbagai bidang kehidupan. Menurut Utami Munandar, produk yang dihasilkan melalui tahapan proses kreatif merupakan produk kreatif, sedangkan orangnya disebut orang kreatif. Maka salah satu cara untuk menjadikan remaja lebih kreatif adalah mengarahkan aktivitas remaja khususny aktivitas waktu luang remaja menurut tahapan proses kreatif. Youth Activity Center merupakan pusat aktivitas remaja yang mewadahi aktivitas-aktivit pada tahapan proses kreatif utnuk mengarahkan remaja pada tahap proses kreatif. D Yogyakarta sendiri sebagai kota pendidikan, menjadi magnet bagi para pendatan khususnya remaja dengan tujuan menempuh pendidikan. Jumlah remaja yang ter meningkat tiap tahunnya merupakan potensi yang harus dikembangkan dan diarahka menjadi asset pembangunan bangsa 
Institution Info

Universitas Atma Jaya Yogyakarta