Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Setiawan, Athanasius Rudi
Subject
Struktur
Datestamp
2013-05-06 11:52:16
Abstract :
Baja merupakan salah satu alternatif bahan bangunan yang banyak digunakan dalam dunia
konstruksi. Selama ini baja profil yang sering digunakan sebagai struktur utama konstruksi
bangunan seperti kolom, balok dan gelagar jembatan adalah profil WF (wide flange) yang
berasal dari proses pembentukan panas. Dalam tugas akhir ini penulis mencoba membuat kolom
dengan menggunakan baja profil dari hasil bentukan dingin, yaitu profil C yang biasa digunakan
untuk konstruksi ringan. Kolom baja profil C dalam tugas akhir ini berupa baja profil C
gabungan yang diberi pelat pengaku transversal dengan jarak pelat 3h, 4h, dan 5h. Tugas akhir
ini dilaksanakan dengan metode eksperimental dan bertujuan untuk mengetahui beban maksimal
yang dapat diterima kolom baja profil C gabungan dengan pelat pengaku transversal, serta
mengetahui jarak pelat pengaku yang paling baik agar kolom baja profil C gabungan dapat
menahan beban paling maksimum. Kolom baja profil C diuji dengan loading frame dan diberi
beban aksial sentris menggunakan hydraulic jack. Pembebanan dilakukan sampai batas
maksimal kekuatan kolom. Pengamatan defleksi kolom menggunakan dial gauge yang dipasang
di tengah bentang kolom. Dari pengamatan beban dan defleksi kolom dapat dianalisa perilaku
kolom dalam menahan beban aksial sentris. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah kolom
baja profil C gabungan dengan pelat pengaku transversal berjarak 3h, 4h, dan 5h mengalami
kenaikan kemampuan menahan beban dari kapasitas rencana masing-masing sebesar 48,2378 % ;
35,8829 % ; dan 60,8162 %. Kolom runtuh bukan karena tekuk lokal sebagaimana perilaku
kolom langsing, namun runtuh karena mencapai leleh. Dengan demikian kolom baja profil C
gabungan dengan pelat pengaku transversal ini dapat digunakan sebagai kolom yang menahan
beban-beban aksial.