Abstract :
Salah satu cara untuk mempermudah pergerakan lalu lintas kendaraan
adalah dengan menyediakan bukaan median sebagai fasilitas memutar arah
kendaraan (U-Turn). Dengan adanya fasilitas u-turn memberi dampak pada
pergerakan kendaraan searah dan berlawanan arah dengan u-turn. Kendaraan yang
memutar menyebabkan bertambahnya volume kendaraan pada arah berlawanan.
Selain itu, kendaraan yang memutar akan melambat dan membentuk antrian
ketika mendekati u-turn. Kendaraan yang memutar arah juga membutuhkan waktu
untuk melewati fasilitas u-turn dan kemudian menyatu dengan arus kendaraan
pada arah berlawanan. Beberapa hal tersebut menunjukan adanya pengaruh
fasilitas u-turn pada kinerja jalan.
Penelitian dilakukan pada u-turn yang berada di depan Hotel Sri Wedari
dan ruas Jl. Laksda Adisucipto yang melewati u-turn tersebut selama 3 hari yaitu
hari Jumad, 1 Oktober 2015 sampai Minggu, 3 Oktober 2015. Waktu pengamatan
yang digunakan dalam penelitian yaitu pagi pukul 06.30-08.30, siang pukul 12.00-
14.00, dan sore pukul 16.00-18.00. Data yang diambil dalam penelitian ini
meliputi data geometrik jalan, data kinerja jalan (volume lalu lintas, hambatan
samping, waktu dan kecepatan tempuh kendaraan), dan data kinerja u-turn
(volume memutar, panjang antrian, waktu tundaan dan waktu memutar).
Pengambilan data dilakukan untuk tiap periode waktu 15 menit. Berdasarkan hasil
analisis diperoleh arus lalu lintas sebelum u-turn arah ke timur sebesar 3385
skr/jam dan arah ke barat sebesar 2834 skr/jam, hambatan samping dalam kategori
rendah untuk kedua arahnya, kecepatan tempuh kendaraan untuk arah timur
sebesar 22,4 km/jam dan arah barat 21,1 km/jam, derajat kejenuhan sebelum uturn
arah ke timur sebesar 0,92 dan arah ke barat sebesar 0,77, arus memutar
sebesar 509 skr/jam, serta rata-rata untuk panjang antrian sebesar 43 m, waktu
tundaan selama 89 detik dan waktu memutar selama 16,3 detik.
Hasil analisis tersebut menunjukan pengaruh fasilitas u-turn terhadap
kinerja ruas jalan yang meliputi perubahan arus lalu lintas sesudah u-turn untuk
arah ke timur sebesar 2876 skr/jam dan untuk arah ke barat sebesar 3343 skr/jam
karena adanya arus memutar, perubahan derajat kejenuhan sesudah u-turn untuk
arah ke timur sebesar 0,78 dan untuk arah ke barat sebesar 0,90 karena perubahan
besar arus kendaraan, serta perubahan kecepatan tempuh kendaraan untuk arah ke
timur sebesar 45,4 % yang dipengaruhi oleh panjang antrian dan waktu tundaan
dan untuk arah ke barat sebesar 49,8 % yang dipengaruhi oleh radius putar
kendaraan dan waktu memutar yang dibutuhkan