Abstract :
Telah dilakukan penelitian yang berjudul Pengaruh Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea indica (L.)
Less.) Terhadap Larva Nyamuk Culex quinquefasciatus Say. Nyamuk Culex merupakan vektor
pembawa berbagai penyakit mematikan pada manusia diantaranya, kaki gajah dan alergi.
Pengendalian terhadap vektor penyakit selama ini masih menggunakan insektisida kimia yang
dapat membahayakan kesehatan dan juga lingkungan bila digunakan secara terus-menerus.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan ekstrak daun beluntas yang digunakan untuk
membasmi larva nyamuk Culex dan mengetahui konsentarasi yang efektif untuk dapat
membunuh 90% larva, dan mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan ekstrak daun
beluntas untuk dapat mematikan larva nyamuk ini. Penelitian dimulai dari bulan Mei 2011
sampai dengan bulan Agustus 2011 di Labotratorium Teknobio-Lingkungan Universitas Atma
Jaya Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan menghitung mortalitas larva serta lama
waktu yang dibutuhkan untuk dapat mematikan larva. Pengamatan dilakukan tiap 2 jam sekali
dalam waktu 24 jam. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak daun beluntas yang dapat
mematikan larva 90% adalah pada konsentrasi 206.345 ppm atau sebesar 20,6%.