Abstract :
Salah satu aspek penunjang kemajuan suatu wilayah adalah pembangunan.
Pembangunan mendorong adanya persaingan dalam pemanfaatan lahan dengan
membangun macam-macam bangunan komersial. Kegiatan pembangunan proyek
konstruksi menimbulkan perubahan pada keseimbangan lingkungan di sekitarnya.
Pada saat kegiatan konstruksi berlangsung akan banyak terjadi dampak
lingkungan seperti, polusi udara, peningkatan kebisingan, penambahan limbah,
dan kurangnya penghijauan akan mempengaruhi kualitas lingkungan hidup.
Kualitas yang menurun mengancam kehidupan manusia dan mahkluk hidup
lainnya. Penelitian ini mengkaji upaya-upaya pengelolaan lingkungan hidup di
sekitar proyek konstruksi pada tahap pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui upaya-upaya pengelolaan lingkungan hidup di sekitar proyek
konstruksi pada tahap pelaksanaan pembangunan.
Penelitian ini dilaksanakan melalui penyebaran kuisioner dengan sasaran
respondennya adalah pihak kontraktor dan manajemen konstruksi (MK) yang
sedang menangani proyek konstruksi di daerah Jawa Tengah dan D. I. Yogyakarta
yang dipilih secara acak. Analisis data dilakukan dengan menghitung nilai mean
dan nilai standar deviasi untuk mengetahui upaya-upaya pengelolaan apa saja
yang sudah dilakukan, metode uji T untuk menentukan perbedaan upaya
pengelolaan lingkungan hidup di sekitar proyek konstruksi pada tahap
pelaksanaan antara klasifikasi proyek terakhir yang ditangani.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata nilai mean dari masingmasing
pengelolaan berada diantara 3,25-4. Hal ini menjelaskan bahwa upaya
pengelolaan lingkungan hidup pada proyek konstruksi sudah dilaksanakan dengan
sangat baik. Untuk uji T antara klasifikasi gedung bertingkat rendah dan gedung
bertingkat tinggi tidak memiliki perbedaan yang cukup berarti. Hal ini
menjelaskan bahwa upaya pengelolaan lingkungan hidup pada proyek konstruksi
juga sudah dilaksanakan dengan sangat baik.