Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
Pardede, Gregorius Audy Marulytua
Subject
Manajemen Konstruksi
Datestamp
2016-04-26 07:23:20
Abstract :
Industri konstruksi di Yogyakarta sepanjang tahun mengalami
perkembangan dan peningkatan. Semakin berkembangnya industri konstruksi
maka semakin banyak pula penyedia jasa konstruksi dan para pemain dibidang
ini. Para pemain dibidang industri konstruksi yaitu owner, konsultan dan
kontraktor. Dalam manajemen proyek konstruksi sering bermunculan risiko-risiko
yang mengakibatkan kerugian dalam proyek. Oleh karena itu manajemen risiko
sangat dibutuhkan untuk mengatasi segala risiko yang muncul.
Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi risiko utama, dampak (biaya),
teknik identifikasi risiko, repons terhadap risiko dan hambatan. Pengumpulan data
dilakukan yaitu data primer dengan menyebar kuisioner di daerah Yogyakarta.
Hasil menunjukan bahwa risiko utama di Yogyakarta adalah sumber risiko
material dan peralatan dikarenakan kenaikan harga material. Dampak risiko
bersumber pada risiko kontraktual dengan frekuensi variabel tertinggi adalah
keterlambatan pembayaran oleh owner. Teknik identifikasi risiko yang digunakan
yang mendapat ranking pertama yaitu memeriksa daftar/ catatan lapangan. Teknik
analisis risiko yang biasa digunakan responden yaitu teknik analisis risiko secara
quantitative. Teknik monitoring risiko yang digunakan oleh responden yang
pertama menginvestigasi kejadian lalu audit/inspeksi risiko. Respons terhadap
risiko yang paling banyak dipilih oleh responden dengan variabel mengurangi
kemungkinan. Hambatan dalam menghadapi risiko yang sering dialami responden
adalah kurangya kesadaran tentang risiko.