DETAIL DOCUMENT
“THEORY OF CONSTRAINT DALAM MANAJEMEN KONSTRUKSI KHUSUSNYA DI BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN PERUMAHAN DI YOGYAKARTA”
Total View This Week0
Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
NAINGGOLAN, DENDI HANDEKA
Subject
Manajemen Konstruksi 
Datestamp
2013-05-03 13:42:43 
Abstract :
Pembangunan di sektor perumahan memperlihatkan perkembangan yang pesat. Perkembangan yang pesat menimbulkan persaingan tersendiri bagi perusahaan konstruksi. Untuk dapat bertahan ditengah pasar yang selalu berubah dengan pesat, maka perusahaan harus dapat menghadapi tantangan tersebut dengan memperbaiki kinerja perusahaan dengan meningkatkan kemampuan sumber daya yang dimiliki perusahaan. Jika hendak memperbaiki kinerjanya, suatu perusahaan harus terlebih dahulu mengetahui kendala-kendala yang ada dalam perusahaan itu. Kendala-kendala dalam perusahaan dapat diatasi dengan menggunakan theory of constraint. Dalam penelitian ini penulis membagikan dua kuisioner. kuisioner pertama berisi tentang kendala-kendala dalam perusahaan dan kuisioner kedua berisi tentang jenis perbaikan yang dilakukan perusahaan. Untuk dapat mengetahui kendala-kendala dalam perusahaan, penulis membagikan kuisioner yang berisi kendala-kendala yang ada dalam pembangunan perumahan kepada 6 perusahaan konstruksi yang bergerak dalam bidang pembangunan perumahan yang ada di Yogyakarta. Penulis menggunakan analisa deskriptif. Analisa deskriptif yang digunakan adalah mean dan standar deviasi. Dengan melihat nilai mean yang terbesar dari setiap jenis kendala, merupakan kendala-kendala yang sering terjadi dalam perusahaan itu. Sedangkan untuk mengetahui jenis perbaikan apakah dalam bidang manajemen, mutu, kuantitas atau waktu, penulis menggunakan analisa frekuensi. Frekuensi yang terbesar dari semua jenis perbaikan merupakan perbaikan yang harus dilakukan dalam perusahaan konstruksi. Dari penelitian yang penulis lakukan, terdapat beberapa kendala yang paling sering muncul didalam proses pembangunan perumahan. Kendala-kendala itu adalah waktu pelaksanaan proyek yang tidak sesuai dengan estimasi jadwal/schedule dengan nilai mean 2,828, Akses menuju lokasi padat penduduk/pengendara dengan nilai mean 2,793 dan pengiriman material sering terlambat sehingga menghambat jalannya pelaksanaan konstruksi dengan nilai mean 2,758. Sedangkan jenis perbaikan yang dilakukan perusahaan adalah 234 frekuensi yang memilih perbaikan dalam bidang manajemen, 83 frekuensi yang memilih perbaikan dalam bidang mutu, 64 frekuensi yang memilih perbaikan dalam bidang kuantitas dan 31 frekuensi yang memilih perbaikan dalam bidang waktu. Hal ini menunjukkan bahwa perbaikan yang dilakukan perusahaan adalah perbaikan dalam bidang manajemen.  
Institution Info

Universitas Atma Jaya Yogyakarta