Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
SOTYARINI, BERNADETHA BERTY
Subject
Manajemen Konstruksi
Datestamp
2013-05-06 11:16:21
Abstract :
Keterlambatan penyelesaian proyek konstruksi bisa terjadi karena tidak
tepatnya waktu yang direncanakan dan hal ini akan berpengaruh terhadap aspek
lainnya yaitu biaya dan mutu. Menurut Olomolaiyle (1987), di dalam
melaksanakan proyek konstruksi, penyiapan dan penyediaan sumber daya
manusia (pekerja) adalah faktor utama yang sangat dominan dalam mewujudkan
bentuk bangunan yang dibangun (dalam Tjundoko, 2011). Tenaga kerja dalam
proyek konstruksi dapat memberi pengaruh terhadap mutu, waktu dan biaya
proyek konstruksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor penyebab
keterlambatan penyelesaian proyek konstruksi dari aspek tenaga kerja dan
bagaimana persepsi responden terhadap faktor keterlambatan berdasarkan
klasifikasi perusahaan.
Penelitian ini dilakukan dengan membuat kuisioner yang berisi tentang
faktor keterlambatan. Beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam
penyelesaian proyek konstruksi dari aspek tenaga kerja antara lain: disiplin tenaga
kerja, keahlian, motivasi, komunikasi antartenaga kerja, presensi dan ketersediaan
tenaga kerja. Kuesioner diberikan kepada perusahaan kontraktor klasifikasi
perusahaan menengah dan besar yang ada di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Data kemudian diolah dan dianalisis. Analisis dilakukan berdasarkan nilai mean
dan uji T.
Hasil analisis mean menunjukkan bahwa faktor yang perlu diperhatikan
dalam penyelesaian proyek konstruksi dari aspek tenaga kerja yaitu: tanggung
jawab saat bekerja, penempatan tenaga kerja, koordinasi pemimpin (mandor atau
pemimpin tukang) kepada anggotanya, kondisi lingkungan dan jumlah tenaga
kerja dalam satu mandor. Pada analisis uji T, nilai signifikansi T yang didapatkan
hasilnya lebih besar 0,05 sehingga, tidak terdapat perbedaan persepsi responden
terhadap faktor keterlambatan dari aspek tenaga kerja berdasarkan klasifikasi
perusahaan.