Abstract :
Pertumbuhan proyek konstruksi di Indonesia sangatlah pesat. Semua pihak
yang terkait di dalamnya dituntut untuk bekerja secara cepat, tepat dan cermat.
Akan tetapi, keterlambatan akan selalu terjadi pada setiap proyek konstruksi.
Keterlambatan ini bisa berpengaruh pada mutu, biaya dan waktu, tiga inti utama
dari proyek konstruksi. Oleh sebab itu perlu dilakukan identifikasi sejak dini oleh
pihak terkait berkaitan dengan faktor keterlambatan agar kedepannya
keterlambatan proyek bisa diminimalisir. Ada berbagai macam faktor
keterlambatan, mulai dari faktor bahan, peralatan, tenaga kerja, keuangan, situasi
hingga perencanaan dan penjadwalan.
Penulis melakukan penelitian di dua wilayah di Indonesia, yaitu
Yogyakarta dan Malang. Wilayah ini dipilih karena perkembangan proyek
konstruksi yang cukup pesat di wilayah tersebut. Pengambilan data dilakukan
melalui penyebaran kuesioner kepada beberapa perusahaan jasa konstruksi yang
sedang ataupun telah menyelesaikan proyek konstruksi di wilayah terkait.
Responden adalah orang