DETAIL DOCUMENT
PERANCANGAN ULANG FASILITAS KERJA PADA AKTIVITAS PEMBUATAN MOTIF KERAJINAN PERAK DI ANGGRA SILVER
Total View This Week0
Institusion
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Author
NAINGGOLAN, FRENGKI
Subject
Industri 
Datestamp
2016-05-09 09:01:01 
Abstract :
Anggra Silver merupakan salah satu Industri Kecil Menengah yang bergerak di bidang proses pembuatan kerajinan perak dimana produk yang dihasilkan berupa cincin, anting, dan beranekaragam kerajinan perak dengan 4 orang pengrajin. Tahapan dalam proses pembuatan kerajinan perak, yaitu proses peleburan perak, pengepresan, pematrian, pembulatan, pemotifan, dan finishing. Kondisi nyata pada proses pembuatan motif kerajinan perak belum terdapat fasilitas kerja yang mendukung dalam melakukan aktivitasnya sehingga menimbulkan keluhan musculoskeletal dan kelelahan mata karena proses ini memerlukan waktu yang lama dan membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi. Faktor yang dapat menimbulkan keluhan musculoskeletal dan kelelahan mata adalah sikap kerja yang tidak alamiah dan penerangan yang belum sesuai. Untuk itu diperlukan perancangan ulang fasiitas kerja yang sesuai dengan keinginan pengrajin. Perancangan ulang dilakukan dengan metode rasional. Pemodelan fasilitas dilakukan dengan menggunakan software CATIA, sedangkan penilaian postur kerja menggunakan RULA. Pengukuran keluhan musculoskeletal dan kelelahan mata dilakukan dengan kuisioner Nordic Body Map dan Kelelahan Mata Skala Likert. Analisis data dilakukan dengan menggunakan software minitab 16. Hasil perancangan ulang fasilitas kerja bagian pemotifan berupa meja, kursi dan lampu penerangan menunjukkan bahwa dapat memperbaiki postur kerja, terlihat dari penilaian skor RULA menurun dari postur yang tidak aman menjadi sedang. Perancangan ulang fasilitas bagian pemotifan terbukti menurunkan keluhan musculoskeletal dan kelelahan mata keempat pengrajin, hal ini terlihat dari penilaian kuisioner Nordic Body Map dan Kelelahan Mata yang mengalami penurunan. Pembuatan fasilitas mengeluarkan biaya Rp 903.500,00. Dengan perancangan ulang fasilitas bagian pemotifan dapat mempercepat waktu proses pemotifan kerajinan perak yaitu sebesar 6,72% untuk pengrajin 1, 6,37% untuk pengrajin kedua, 3,83% untuk pengrajin ketiga, dan 4,52% untuk pengrajin keempat pada produk kerajinan perak berupa cincin dengan motif yang sama. 
Institution Info

Universitas Atma Jaya Yogyakarta