Abstract :
Latar Belakang: Keluarga Berencana (KB) adalah membantu individu atau pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran
yang diinginkan, mengontrol waktu saat kelahiran dalam hubungan dengan umur suami dan istri, menentukan jumlah anak. Jenis kontrasepsi yang digunakan salah satunya
kontrasepsi tradisional, beberapa keuntungan kontrasepsi tradisional (alamiah) yaitu mudah, murah, praktis dan aman. Berdasarkan hasil SDKI dari tahun 2003-2012
sebesar 8,6% dari perempuan status kawin adalah unmet need. Pada tahun 2007
meningkatan 9,1% dan pada tahun 2012 terjadi penurunan yaitu 8,5%.
Tujuan Peneltian: Penelitian ini bertujuan mengetahui penggunaaan kontrasepsi tradisional pada wanita usia subur (WUS) : Prespektif Wanita di Kecamatan Sewon Bantul Yogyakarta
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan sampel secara purposive sampling.
Hasil: Usia partisipan tidak mempengaruhi penggunaan kontrasepsi, pengetahuan
penggunaan KB hormonal dan KB kalender didapatkan bahwa telah mengetahui tentang kontrasepsi tersebut, kualitas pelayanan didapatkan bahwa tempat pelayanan dapat dijangkau dan informasi yang diberikan sangat bermanfaat, sedangkan dukungan suami didapatkan bahwa suami mendukung menggunakan kontrasepsi tradisional.
Kesimpulan: Penggunaan kontrasepsi tradisional di Desa Panggungharjo dan Desa Bangunharjo adalah adanya keikutsertaan menggunakan kontrasepsi kalender (dukungan suami, informasi dan pelayanan).
Kata Kunci: Penggunaan Kontrasepsi Tradisional, Wanita Usia Subur, Prespektif
Wanita.