Abstract :
Latar Belakang : Diabetes mellitus merupakan gangguan kronis yang
mempengaruhi ketidaknormalan produksi insulin. Penderita diabetes mellitus
harus memperhatikan kepatuhan penatalaksanaan diet dan kepatuhan
penatalaksanaan minum obat karena penting untuk dapat mempertahankan kondisi
penderita dalam keadaan baik. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan karena
selain melakukan perubahan gaya hidup atau diet juga memerlukan intervensi
farmakologis agar dapat mencegah terjadinya komplikasi. Jumlah penderita
diabetes mellitus di Indonesia pada tahun 2015 yaitu 10 juta orang, di Yogyakarta
pada tahun 2014 yaitu 2.891 kasus baru setiap tahunnya. Dinas Kesehatan
Kabupaten Bantul juga melaporkan bahwa jumlah penderita diabetes mellitus
pada tahun 2017 yaitu 14.556 orang.
Tujuan : Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kegagalan diet pada
pasien diabetes mellitus yaitu pengetahuan, dukungan keluarga dan kepatuhan
minum obat di Rumpi Pendiam Desa Tlogo Kecamatan Kasihan Bantul
Yogyakarta.
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik,
pendekatan cross sectional, uji bivariat dengan koefisien kontingensi dan
pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling.
Hasil : Hasil penelitian diperoleh data ada pengaruh antara pengetahuan dengan
kegagalan diet dengan nilai (p=0,003), dukungan keluarga (p=0,040) dan
kepatuhan minum obat (p=0,000)
Kesimpulan : Pengetahuan, dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat
memiliki pengaruh terhadap kegagalan diet pada pasien diabetes mellitus di
Rumpi Pendiam.
Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Dukungan Keluarga, Kegagalan Diet, Kepatuhan
Minum Obat, Pengetahuan.