Abstract :
Latar belakang : Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan seseorang
untuk meminum obat, diantaranya motivasi untuk sembuh dari penyakit yang
diderita. Bagi penderita TB paru paru, proses pengobatan TB paru membutuhkan
waktu yang lama sehingga dapat mempengaruhi kondisi psikis penderita berupa
stres yang berkepanjangan, karena itu penderita TB paru paru memerlukan
pengawas yang dapat memastikan penderita untuk disiplin meminum obat dan
terus memberikan motivasi kepada penderita untuk dapat sembuh
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan motivasi dengan kepatuhan
berobat pada pasien TB paru di UPT Puskesmas Nglipar Kabupaten Gunungkidul
Metode Penelitian : Jenis penelitian yang dipakai adalah non eksperimen dengan
menggunakan rancangan cross sectional, Sampel penelitian 41 orang dengan
teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Analisa data dengan
menggunakan uji kendall tau
Hasil Penelitian : Motivasi pada pasient TB sebagian besar dalam kategori cukup
patuh sebanyak 18 pasien (44%), kepatuhan berobat pada pasient TB sebagian
besar dalam kategori kurang sebanyak 23 pasien (56%). Terdapat hubungan
motivasi dengan kepatuhan berobat pada pasien TB paru di UPT Puskesmas
Nglipar Kabupaten Gunungkidul ditandai dengan nilai signifikan <0,05.
Kesimpulan : Terdapat hubungan motivasi dengan kepatuhan berobat pada
pasien TB paru di UPT Puskesmas Nglipar Kabupaten Gunungkidul
Kata Kunci : Motivasi, Kepatuhan, TB Paru