Abstract :
Latar Belakang : Penyakit Diabetes mellitus (DM) saat ini menjadi ancaman kesehatan global karena terus meningkatnya jumlah pasien secara signifikan dari
tahun ke tahun. Lebih dari 90% adalah penderita Diabetes Mellitus Tipe II. Penyakit DM ini menimbulkan respon kognitif yang secara langsung mempengaruhi respon emosional terhadap penyakit. Gambaran kognitif dan
emosional pasien tentang penyakit disebut dengan illness perception. Illness
perception dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien.
Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan illness perception dengan kualitas
hidup pasien Diabetes Mellitus Tipe II di wilayah kerja Puskesmas Sedayu II
Bantul.
Metode Penelitian : penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional dengan total sampling sebanyak 43 responden peserta PROLANIS. Kuesioner yang digunakan yaitu kuesioner B-IPQ dan DQOL dengan uji statistik Pearson Correlation.
Hasil Penelitian : Hasil uji korelasi antar variabel dengan pearson correlation
diperoleh nilai p 0,000 (p<0,01) dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,681.
Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara illness perception dengan kualitas hidup pasien Diabetes Mellitus Tipe II di wilayah kerja Puskesmas
Sedayu II Bantul.
Kata kunci : Diabetes Mellitus Tipe II, Kualitas hidup, Illness perception