Abstract :
Latar Belakang: Kualitas hidup adalah sejauh mana seseorang dapat merasakan
dan menikmati terjadinya segala peristiwa yang dialami dalam kehidupannya
sehingga kehidupannya menjadi sejahtera. Adapun kuaitas hidup pada lansia di
pengaruhi oleh kesehatan fisik, kesehatan psikologis, hubungan sosial dan aspek
lingkungan.
Tujuan Penelitian: Mengetahui perbedaan kualitas hidup pada lansia yang
mengikuti dengan yang tidak mengikuti bimbingan keterampilan di BPSTW Unit
Abiyoso Kaliurang Sleman Yogyakarta.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian komperatif
mengelompokkan subjek penelitian menjadi dua kelompok sehingga diperoleh
kelompok yang mengikuti bimbingan dengan yang tidak mengikuti bimbingan
keterampilan untuk mengetahui tingkat kualitas hidup lansia atau responden.
Penelitian ini menggunakan metode cross sectional.
Hasil: Hasil penelitian ini di dapatkan responden kualitas hidup pada lansia yang
mengikuti dengan yang tidak mengikuti bimbingan keterampilan sebagian besar
adalah responden adalah termasuk katagori baik yaitu sebanyak 25 responden
(83,3%) yang mengikuti bimbingan keterampilan dan sebagian besar 19
responden (63,3%) yang tidak mengikuti bimbingan keterampilan di katakan baik.
Berdasarkan analisis koefisiensi diperoleh hasil significancy pada hasil
menunjukkan uji statistik menggunakan uji T-Tes di dapatkan hasil (p-value =
0,001 <0,05) berarti ada perbedaan kualitas hidup pada lansia yang mengikuti
dengan yang tidak mengikuti bimbingan keterampilan di BPSTW Unit Abiyoso
Kaliurang Sleman Yogyakarta.
Kesimpulan: Adanya perbedaan yang signifikan antara kualitas hidup pada lansia
yang mengikuti dengan yang tidak mengikuti bimbingan keterampilan di BPSTW
Unit Abiyoso Kaliurang Sleman Yogyakarta.