Abstract :
Latar Belakang : Skizofrenia merupakan suatu gangguan neurologis yang menyebabkan penurunan fungsi pada pasien Skizofrenia sehingga pasien menjadi
ketergantungan dan membutuhkan seseorang yang merawat seperti keluarga. Peran keluarga dalam merawat pasien Skizofrenia penting tetapi beberapa mengalami
keluhan sehingga mempengaruhi kualitas hidup selama merawat pasien Skizofrenia. Kualitas hidup yang rendah pada keluarga yang merawat pasien
dengan skizofrenia memiliki pandangan berbeda terhadap family functioning.
Perbedaan tingkat family functioning dan kualitas hidup pada keluarga yang merawat pasien Skizofrenia salah satu yang dapat mempengaruhi terjadinya tingkat
kekambuhan pada pasien Skizofrenia.
Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan family functioning dan kualitas hidup
keluarga yang merawat dengan tingkat kekambuhan pasien skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Sedayu 2 Kab. Bantul.
Metode Penelitian : Penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional.
Populasi 115 orang keluarga yang merawat pasien skizofrenia. Pengambilan sampel
sebanyak 54 responden menggunakan teknik purposive sampling. Kuesioner yang
akan digunakan dalam penelitian ini adalah FAD (Family Assesment Device), SCGQoL
(Schizophrenia Caregiver Quality of Life, dan instrumen tingkat
kekambuhan. Uji statistik yang digunakan adalah Kendal Tau dan Regresi Ordinal.
Hasil Penelitian
: Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara
family functioning dan kualitas hidup keluarga yang merawat dengan tingkat
kekambuhan pasien Skizofrenia dengan nilai sig. 0.092 (p>0.05). Faktor yang
paling dominan berhubungan dengan tingkat kekambuhan adalah kualitas hidup
keluarga.
Simpulan : Tidak ada hubungan yang signifikan antara family functioning dan kualitas hidup keluarga yang merawat dengan tingkat kekambuhan pasien dengan Skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Sedayu 2 Kab. Bantul.
Kata Kunci : Family functioning, kualitas hidup, Tingkat kekambuhan Skizofrenia