Abstract :
Latar Belakang : Salah satu masalah umum dalam pemberian pelayanan kesehatan
adalah masalah yang berkaitan dengan keselamatan pasien. RSU Queen Latifa
merupakan Rumah Sakit Tipe D dengan data insiden keselamatan pasien pada tahun
2016 yaitu kejadian tidak diinginkan sebanyak 5 kasus dan kejadian nyaris cidera
sebanyak 2 kasus. Kepuasan merupakan persepsi terhadap pelayanan yang
dirasakan dan memenuhi harapan. Perbandingan harapan dan kenyataan
diketahui melalui beberapa dimensi yaitu; kemampuan komunikasi perawat,
perhatian selama perawatan, kenyamanan fisik, dan pengambilan keputusan
berkunjung kembali menjadi outcome dari pelayanan keperawatan yang
berkualitas
Tujuan : untuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan standar keselamatan
pasien oleh perawat dengan kepuasan pasien di ruang Mawar Melati RSU Queen
Latifa Yogyakarta
Metode : penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelatif dengan rancangan
cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 51 orang diambil dengan
menggunakan rumus slovin. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner kepuasan
pasien dan penerapan keselamatan pasien oleh perawat. Uji analisis menggunakan
uji chi square dengan menggunakan tingkat kemaknaan (p value)<0,05.
Hasil : hasil penelitian tentang kepuasan pasien di Ruang Mawar Melati RSU
Queen Latifa Yogyakarta menunjukkan hasil 95,53% pasien merasa puas dengan
penerapan tindakan keselamatan pasien. Setelah dilakukan analisis data dengan
menggunakan uji Chi Square diperolah p value 0,018 (<0,05).
Kesimpulan : ada hubungan antara penerapan tindakan keselamatan pasien oleh
perawat pelaksana dengan kepuasan pasien di Ruang Mawar Melati RSU Queen
Latifa Yogyakarta.
Kata Kunci : keselamatan pasien, kepuasan pasien