Abstract :
Latar belakang: Remaja dalam tahap pertumbuhan dan perkembangannya
diharapkan mampu melewati tugas perkembangannya sehingga akan terbentuk
perkembangan psikososial yang normal seperti menilai diri secara objektif,
merencanakan masa depannya, dapat mengambil keputusan, menyukai dirinya
dan tidak terjadi penyimpangan perkembangan seperti memiliki perilaku
antisosial, tidak menyukai dirinya, sulit mengambil keputusan, tidak mempunyai
minat. Dukungan sosial orang tua memiliki peran dan pengaruh dalam
membentuk identitas diri pada remaja. Dukungan sosial orang tua dapat diberikan
dalam bentuk dukungan emosional, instrumental, penghargaan, informative.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan
perkembangan psikososial remaja di SMK Ma?arif 1 Salam Magelang.
Metode Penelitian: Desain dalam Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik
dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode
cluster random sampling dengan jumlah responden sebanyak 81 siswa. Analisis
bivariat yang digunakan adalah uji Kendall Tau. Instumen penelitian
menggunakan kuesioner.
Hasil Penelitian: Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah laki-laki
81 (100%), berusia 16 tahun 11 (13,6%) responden dan 17 tahun 70 (86,4%)
responden, dukungan sosial orang tua dalam mayoritas tinggi yaitu 50 (61,7%),
dan perkembangan psikososial dalam mayoritas cukup yaitu 51 (63%). Analisis
uji korelasi diperoleh nilai p value 0.000
Kesimpulan: Ada hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan
perkembangan psikososial remaja di SMK Ma?arif 1 Salam Magelang.
Kata kunci: Remaja, Dukungan sosial orang tua, Perkembangan psikososial