Abstract :
Latar belakang : Perawat seringkali terpapar lingkungan yang beresiko tertular
HAIS. Data pemeriksaan GCU perawat tahun 2016, terdapat 28% perawat yang
dari hasil rongten dada mengalami gangguan kesehatan paru, bila dibandingkan
dengan hasil rongten dada ketika awal masuk menjadi pegawai. Sedangkan
ditahun 2017, terdapat 17% perawat yang mengalami perubahan kondisi
kesehatan paru baik timbulnya fibrotik, maupun gejala suspected tuberculosis
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara faktor intrinsik (umur, jenis
kelamin, pendidikan, pelatihan, masa kerja, pengetahuan, dan sikap) dan faktor
ekstrinsik (kelengkapan, kenyamanan APD) dengan kepatuhan perawat
menggunakan APD masker respiratorik sesuai standar operasional prosedur (SOP)
di rumah sakit Paru Respira Yogyakarta .
Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan diskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah perawat rumah sakit
Paru Respira Yogyakarta, dengan jumlah sampel 45 orang perawat dengan menggunakan teknik purpose sampling.
Hasil Penelitian: Faktor intrinsik yang berhubungan dengan kepatuhan perawat menggunakan APD masker sesuai SOP dirumah sakit Paru Respira Yogyakarta adalah pengetahuan, dengan tingkat pengetahuan tinggi sebanyak 41 responden
(91,1%), dengan kepatuhan menggunakan APD masker respiratorik dinyatakan
patuh 34 responden (75,5%) Faktor ekstrinsik yang berhubungan dengan
kepatuhan perawat menggunakan APD masker sesuai SOP dirumah sakit Paru
Respira Yogyakarta adalah kenyamanan APD yang dikategorikan nyaman
sebanyak 35 responden (77,8%), dengan kepatuhan menggunakan APD masker
respiratorik dinyatakan patuh 29 responden (64,4%).
Kesimpulan : Terdapat hubungan antara faktor intrinsik pengetahuan dengan
kepatuhan perawat menggunakan APD masker sesuai SOP dirumah sakit Paru Respira Yogyakarta. Terdapat hubungan antara faktor ektrinsik kenyamanan APD masker respiratorik dengan kepatuhan perawat menggunakan APD masker sesuai
SOP dirumah sakit Paru Respira Yogyakarta.
Kata Kunci :
Perawat, Alat pelindung diri, Masker Respiratorik, Kepatuhan