Abstract :
Latar Belakang: Lansia merupakan tahap lanjut dari proses kehidupan yang ditandai
dengan penurunan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan lingkungan. Lansia merupakan tahap akhir siklus perkembangan manusia dimana proses penuaan yang
dialami oleh lansia dapat menyebabkan hilangnya kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri secara perlahan-lahan dan akan mengalami berbagi macam perasaan
mudah tersinggu, kesepian, sedih.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubunan Depresi dan Insomnia di Balai Panti Sosial
Tresna Werdha (BPSTW) Budi Luhur Kasongan Bantul Yogyakarta.
Metode Penelitian: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan model
deskriptif korelasi dengan menggunakan rancangan cross sectional. Sampel dalam
penelitian ini adalah seluruh lansia yang tinggal di BPSTW Budi Luhur Kasongan
Bantul Yogyakarta yang berjumlah 80 lansia. Instrumen yang digunakan dalam
penelitian ini adalah kuesioner. Teknik analisis yang digunakan yaitu univariat dan
bivariate. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, data diambil
menggunakan kuesioner kemudian dianalisis menggunakan corelasi Kendal tau.
Hasil Penelitian: Hasil penenlitian ini menunjukan bahwa r hitung sebesar 0,456 dan
besar nilai signifikansi probability 0,000 < 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak,
berarti ada hubungan yang signifikan antara depresi dengan insomnia pada lanjut usia
di BPSTW Budi Luhur Kasongan Bantul Yogyakarta.
Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikansi antara dua variabel Depresi Dengan
Insomnia pada Lanjut Usia di BPSTW Budi Luhur Kasongan Bantul Yogyakarat.
Kata Kunci: Depresi,Insomnia,lanjut usia