Abstract :
Latar belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu dari sepuluh besar
penyakit tidak menular (PTM) penyebab kematian di dunia dan kasusnya semakin
meningkat. Diabetes melitus tipe 2 disebabkan karena resistensi insulin dalam darah.
Tujuan pengelolaan DM adalah untuk mengurangi mortalitas dan morbiditas akibat
DM, mencegah komplikasi diabetes serta meningkatkan kualitas hidup pasien DM.
Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan senam diabetes.
Tujuan Penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan
senam diabetes dengan kualitas hidup pasien DM tipe 2.
Metode penelitian:Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif analitik dengan
pendekatan cross sectional pada 45 penderita DM tipe 2 di kelompok prolanis UPTD
Puskesmas Temon I. Populasi penelitian ini adalah anggota prolanis DM dan
pengambilan sampel dengan metode total sampel. Alat ukur yang digunakan adalah
kuesioner senam diabetes dan kuesioner DQOL. Uji hipotesis penelitian ini
menggunakan uji uji pearson correlation.
Hasil Penelitian: menunjukkan adanya hubungan yang bermakna (signifikan) antara
senam diabetes dan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus tipe 2 dengan p value
0,011 (?= 5%) dan koefesien korelasi sebesar 0,376 menggunakan uji pearson
correlation.
Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan antara pasien yang
aktif melakukan senam diabetes dengan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus tipe 2.
Pasien yang aktif melakukan senam diabetes melitus sebagai salah satu latihan fisik
bagi pasien DM tipe 2 akan mengurangi morbiditas dan mortalitasnya sehingga
kualitas hidupnya akan meningkat. Oleh karena itu perlu adanya upaya dari unit
pelayanan kesehatan, petugas kesehatan, pasien dan keluarga untuk meningkatkan
kepatuhan pasien dalam mengikuti senam diabetes melalui edukasi tentang
pentingnya melakukan latihan fisik dalam pengelolaan Diabetes Melitus.
Kata Kunci: Senam diabetes, Kualitas hidup, Diabetes Melitus