Abstract :
Latar Belakang : ASI eksklusif merupakan ASI yang hanya diberikan tanpa tambahan cairan
lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putih dan tanpa pemberian makanan tambahan
padat seperti pisang, bubur susu, biskuit, bubur nasi, dan nasi tim kepada bayi. Setelah 6 bulan
bayi baru mulai diberikan makanan tambahan pendamping. ASI dapat diberikan dari anak umur
0-6 bulan atau sampai anak berusia 2 tahun atau lebih. Rendahnya cakupan pemberian ASI
secara eksklusif disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya pengetahuan ibu yang kurang
memadai tentang ASI Eksklusif serta ibu yang sibuk bekerja dan tidak sempat memberikan ASI
eksklusif kepada bayinya.
Tujuan
: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang asi eksklusif dengan
pemberian asi ekslusif pada bayi 0-6 bulan di Poli KIA Puskesmas Sedayu 2 Bantul Yogyakarta.
Metode Penelitian : Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif Analitik melalui
pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan di Poli KIA Puskesmas Sedayu 2 Bantul
Yogyakarta. Sampel berjumlah 47 responden di ambil menggunakan rumus slovin dengan
tingkat toleransi eror 5%. Analisa Data menggunakan chi square.
Hasil Penelitian
: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai signifikansi probability
0,302 > 0,05, maka Ho diterima dan Ha ditolak, berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan
antara tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian ASI eksklusif pada bayi umur 0-6 bulan
dengan pemberian ASI di Poli KIA Puskesmas Sedayu 2 Bantul Yogyakarta.
Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang asi eksklusif dengan
pemberian asi eksklusif di Poli KIA Puskesmas Sedayu 2 Bantul Yogyakarta.
Kata Kunci : Pengetahuan asi, eksklusif