Abstract :
LatarBelakang :Penyakit diabetus mellitus saat ini menjadi ancaman kesehatan
global karena terus meningkatnya jumlah pasien secara signifikan dari tahun
ketahun. Ketidakstabilan yang terjadi pada glukosa dalam darah pasien DM, akan
mengganggu aktivitas pasien, sehingga mempengaruhi kualitas hidup pasien DM.
Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar
glukosa darah dengan kualitas hidup pasien diabetes mellitus peserta program
pengelolaan penyakit kronis (PROLANIS) di Puskesmas Kasihan I dan II
Kabupaten Bantul.
Metode :Desain penelitian deskriptif korelatif dengan rancangan cross sectional.
Penelitian ini melibatkan 63 pasien diabetes mellitus peserta PROLANIS di
Puskesmas KasihanI dan II Bantul yang diambil dengan teknik purposive
sampling. Kadar glukosa darah yang digunakan adalah glukosa darah puasa
(GDP) dan glukosa darah 2 jam post prandial (GDPP) sedangkan kualitas hidup
dengan kuesioner DQOL Brief Clinical Inventory yang selanjutnya di analisis
dengan uji Person product moment.
Hasil : Hasil analisis uji korelasi pearson kadar glukosa darah puasa (GDP) dan
kadar glukosa darah 2 jam post prandial (GDPP) dengan kualitas hidup pasien
diabetes diperoleh nilai p value 0,000 (p < 0,05).
Kesimpulan :Ada hubungan antara kadar glukosa darah dengan kualitas hidup
pasien diabetes mellitus peserta PROLANIS di Puskesmas Kasihan Bantul.
Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Kadar Glukosa Darah, Kualitas Hidup.