Abstract :
Latar Belakang:Peningkatan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi
(AKB) menjadi salah satu perhatian dunia. World Health Organization mencatat
sebanyak 800 perempuan meninggal setiap harinya akibat komplikasi saat
kehamilan dan kelahiran anak. Total kematian ibu sebanyak 307 per 100.000
kelahiran hidup, sedangkan angka kematian bayi menunjukan peningkatan
signifikan pada tahun 2009-2014. Penyampaian informasi secara dini oleh tenaga
kesehatan pada calon pengantin dan wanita usia subur dapat dilakukan agar dapat
mengenal tanda dan bahaya kehamilan. Penggunaan teknologi berupa aplikasi
yang terhubung melalui internet dan android diharapkan dapat mempermudah
calon pengantin dalam mengenal tanda bahaya kehamilan secara dini dalam
rangka menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
Tujuan Penelitian:.Mengetahui penggunaan media pembelajaran KIE berbasis
android untuk calon pengantin di Kecamatan Sedayu Bantul Yogyakarta.
Metode Penelitian: Jenis penelitian evaluatif-kualitatif dengan tipe penelitian
clinical trial. Informan dalam penelitian adalah calon pengantin wanita yang telah
terdaftar di KUA Kecamatan Sedayu Bantul Yogyakarta, sebanyak 44 calon
pengantin yang terdaftar pada bulan Maret-Mei. Teknik sampling menggunakan
purposive sampling . Sampel pada penelitian ini sebanyak 3 informan. Metode
pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara secara mendalam,
pencatatan, materi audio dan visual. Metode pengolahan data meliputi reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil Penelitian: Terdapat 3 tema utama antara lain 1) kelebihan aplikasi 2)
kelemahan aplikasi 3) kemudahan aplikasi. Keseluruhan informan merasa
terbantu dengan adanya media KIE berbasis android karna lebih praktis, materi
yang tersusun disertai gambar, keterangan serta contoh dan aplikasi tidak
membutuhkan jaringan internet secara terus menerus sehingga memudahkan
penggunanya.
Kata Kunci: Calon Pengantin, KIE, Android.