Abstract :
Latar Belakang : Hipertensi akan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang sangat serius
jika tidak terkendali akan menimbulkan komplikasi. Berdasarkan data dari Kementrian
Kesehatan RI Riskesdas 2013 bahwa penyakit Hipertensi menjadi salah satu penyakit
tertinggi yang dialami lansia. Dukungan sosial dapat meningkatkan pengetahuan dan
menstabilkan emosional pada pasien hipertensi.Untuk menjaga dan mengatasi hipertensi pada
lansia perlu dilakukan dukungan sosial dengan self care managemen hipertensi.
Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan
sosial dengan self care manegement pada lansia hipertensi di Puskesmas Sedayu II Bantul
Yogyakarta.
Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross
sectional. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Populasi penelitian sebanyak
45 lansia di Puskesmas Sedayu II Kabupaten Bantul. Jumlah sampel sebanyak 41 lansia.
Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah
koresional menggunakan uji statistik dengan uji fisher?s Exact Test
Hasil penelitian: Menunjukkan bahwa dukungan sosial masuk dalam kategori baik yaitu 29
responden (70,7%), sedangkan self care management masuk dalam kategori baik yaitu 28
(69,3%). Hasil penelitian diperoleh nilai dukungan sosial dengan self care management
hipertensi dengan p= 0,000 dengan nilai keeratan hubungan koefisien korelasi = 0,514
kategori sedang.
Kesimpulan: Ada hubungan antara dukungan sosial dengan self care management pada
lansia hipertensi di Puskesmas Sedayu II Bantul Yogyakarta dengan nilai signifikan 0,000
(p<00.5).
Kata Kunci : Dukungan sosial, self care management, lansia hipertensi.