Abstract :
Latar Belakang: Hipertensi masih menjadi masalah yang angka
kejadianya cukup tinggi dan merupakan salah satu penyakit kronis yang
mematikan, jika sesorang yang mengalami Hipertensi lalai dalam
menjalankan pengobatan, diet, olahraga maka akan muncul berbagai
komplikasi yang dapat mengancam nyawa seseorang maka dari itu
dibutuhkan peran serta dari keluarga agar pasien yang menderita
Hipertensi patuh untuk meklakukan pengobatan.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan peran keluarga dengan
kepatuhan menjalankan Self Care Management pada pasien Hipertensi di
Puskesmas Sedayu II Bantul Yogyakarta.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan
rancangan cross sectional. Sempel dipilih dengan menggunakan tehnik
simpel rendem sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi dan
didaptkan sempel sejumlah 134 responden. Variabel yang diukur pada
penelitin ini adalah peran keluarga dengan kepatuhan Menjalankan Self
Care Management. Uji statistik yang digunakan adalah Rank Sperman.
Populasi sebanyak 206 penderita Hipertensi.
Hasil: Penelitian ini menunjukan bahwa sebagaian besar responden
berjenis kelamin laki-laki sebnyak 70 responden (52,2%), responden
dengan usia 46-55 tahun sebanyak 57 responden (42,5%), sebagian
responden berpendidikan SD sebnyak 53 responden (39,6%), dan keluarga
yang memberikan peran terhadap responden adalah suami sebnayak 59
responden (44,0%). Peran dari keluarga dengan kategori sedang yaitu
sebanyak 69 responden (51,5%), dan kepatuhan menjalankan Self Care
Management dengan kategori sedang sebanyak 71 responden (53,0%).
Penelitian ini juga menunjukan terdapat hubungan yang segnifikan antara
peran keluarga dengan kepatuhan menjalankan Self Care Management
pada paseien Hipertensi di Puskesmas Sedayu II Bantul Yogyakarta
dengan nilai p value 0,000 (p<0,05).
Kata Kunci: Peran keluarga, Kepatuhan, Self Care Management,
Hipertensi. .